Pemilu Legislatif tahun 2019 telah menghasilkan wakil rakyat dari Kalimantan Selatan yang akan mengabdi selama 5 tahun ke depan. Dari 11 jatah kursi anggota DPR RI asal Kalimantan Selatan salah seorang yang mendapat kepercayaan rakyat adalah Sultan Khairul Saleh.

Berdasarkan hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi suara Pemilu 2019 tingkat Kalimantan Selatan di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Sultan Khairul Saleh berhasil memperoleh suara pribadi sebanyak 50.177 suara. Bersama suara caleg lain dari Partai Amanat Nasional  menjadi total 119.662 suara.

Sultan Khairul Saleh bertarung memperebutkan suara rakyat di Dapil 1 Kalimantan Selatan dengan nomor urut 1. Dapil ini terdiri dari Kabupaten Barito Kuala, Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Tabalong.

Salah satu alasan Sultan Khairul Saleh mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI adalah sebagai seorang putra asli banua harus terus berkontribusi membangun banua. Melalui DPR RI beliau bisa ikut memperjuangkan anggaran untuk pembangunan provinsi Kalimantan Selatan terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Pengalaman sebagai kepala daerah yaitu Bupati Kabupaten Banjar selama dua periode dari tahun 2005-2010 dilanjutkan tahun 2010-2015 akan sangat berguna dalam menaikkan porsi pembangunan bagi daerah Kalimantan Selatan. Selama menjabat bupati, beliau juga telah diakui berbagai institusi termasuk pemerintah pusat dengan meraih berbagai penghargaan di berbagai bidang.

Pada tanggal 10 Oktober 2019, Sultan Khairul Saleh termasuk dalam 575 orang anggota DPR RI yang dilantik sebagai anggota DPR RI perwakilan Kalimantan Selatan. Pelantikan ini dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin. Pengucapan sumpah oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia. Dalam administrasi DPR RI, Sultan Khairul Saleh terdaftar dengan nama Pangeran Khairul Saleh nomor anggota 514 bagian dari Fraksi Partai Amanat Nasional.

Rapat Paripurna DPR RI tanggal 22 Oktober 2019 tentang alat kelengkapan DPR RI menetapkan Pangeran Khairul Saleh di dalam Komisi III DPR RI. Komisi ini memiliki ruang lingkup di bidang Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), dan Keamanan. Pasangan kerja dalam menjalankan tugasnya adalah:

  1. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
  2. Kejaksaan Agung
  3. Kepolisian Negara Republik Indonesia
  4. Komisi Pemberantasan Korupsi 
  5. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia 
  6. Mahkamah Agung
  7. Mahkamah Konstitusi
  8. Komisi Yudisial
  9. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan 
  10. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban 
  11. Badan Narkotika Nasional 
  12. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme 
  13. Setjen MPR
  14. Setjen DPD

Tugas pertama Sultan Khairul Saleh sebagai anggota Komisi III DPR RI adalah menjalankan fit and proper test untuk calon Kapolri Idham Azis yang akan menggantikan Tito Karnavian.

Pada tanggal 6 April 2020, Sultan Khairul Saleh dilantik sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI oleh Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Politik dan Keamanan, M Azis Syamsuddin. Pelantikan ini sebagai bagian dari rotasi alat kelengkapan dewan dari Fraksi Partai Amanat Nasional.