Opini Tokoh: Prof. H.M. Kustan Basri
(Datu Cendikia Hikmadiraja Kesultanan Banjar)

Rektor Universitas Lambung Mangkurat Kalsel periode 1979 – 1987


Masa kelam Kerajaan Banjar yang mudah tersulut politik kolonialisasi Hindia Belanda, cukup sebagai catatan sejarah. Dan ini jangan sampai terjadi di era kebangkitan budaya Kesultanan Banjar sebagaimana dipelopori Raja Muda H. Khairul Saleh.

“Sejarah kita mencatat perpecahan antara Pangeran Hidayatullah dengan Pangeran Tamjidillah itu terjadi karena masuknya politik kolonialisasi Belanda,” tutur Datu Cendikia Prof. H. M. Kustan Basri.

Sebagai seorang tatuha masyarakat Banjar, saya sangat terharu dan bersyukur ada seorang sosok muda yang mau berjuang membangkitkan kembali kesantunan budaya Banjar. Sosok Sultan Khairul Saleh sendiri di mata kami generasi tua adalah figur yang diyakini membawa pembaharuan positif. Jauh sebelum dia dinobatkan sebagai Raja Muda Kesultanan Banjar, Lembaga Budaya Banjar sudah memperkirakan Sultan Khairul Saleh bakal muncul sebagai tokoh muda pembaharu kebangkitan.

“Perkiraan kami didasari kiprah nyata Khairul Saleh dan apresiasi dari Kesultanan Nusantara terhadap misi budaya yang dilakukan bersangkutan ( Sultan Khairul Saleh, red),” kata Datu Cendekia Hikmadiraja H. M. Kustan Basri .

Pesan kami dari generasi tua, mari kita mendukung kiprah Kesultanan Banjar. Jika ada perbedaan pandangan jadikan musyawarah dan mufakat sebagai tiang pondasi. Masih terpatri dalam ingatan saya kala masih anak anak dulu sebelum tidur oleh orangtua dinyanyikan lagu-lagu bernuansa Islami, hingga terbawa dalam mimpi. Nah budaya seperti inilah yang mulai tergerus di kalangan masyarakat modern saat ini. 

Budi pekerti anak terpatri kuat nilai-nilai moral agama yang membimbing mereka dalam berprilaku. Pun budaya Banjar berkembang dengan pesat dengan dilandasi nilai-nilai keagamaan dan etika moral kesantunan. Nah
inilah yang menjadi spirit dari kebangkitan Kesultanan Banjar. 

“Saya yakin betul kebangkitan Kesultanan Banjar memiliki misi mulia untuk keelokan budaya Banjar itu sendiri. Dan ini telah dibuktikan Khairul Saleh melalui misi lawatan historis budayanya,”

Bersama kawan-kawan di Lembaga Budaya Banjar kami menyakini kebangkitan budaya Kesultanan Banjar ini akan memberikan pengaruh besar bagi perkembangan budaya. Pengaruh paling strategis lagi adalah kebangkitan budaya Kesultanan Banjar akan mampu mengangkat citra dan martabat Urang Banjar sebagai masyarakat yang berbudi pekerti elok dan berbudaya tinggi.