Wadai Banjar: Hintalu Karuang

 

Wadai hintalu karuang namanya diambil dari nama burung karuang yang banyak terdapat di Kalimantan Selatan. Hintalu adalah bahasa Banjar yang maksudnya telur.

 

Bahan mentahnya adalah tepung ketan 1 liter, gula merah 1/2 kg, santan kelapa,  air kapur secukupnya, garam sedikit serta daun pandan kira-kira 3 lembar. Proses  pembuatannya adalah, masukkan tepung ketan dalam wadah lalu tuangkan air putih hangat  sedikit demi sedikit serta air kapur sambil diaduk, sampai jadi adonan yang kental dan menyatu. Ambil adonan sedikit lalu digiling di telapak tangan hingga berbentuk bundar kecil seperti telur karuang.

 

hintalu karuang

 

Sementara itu rebus air santan, gula merah dan beberapa lembar daun pandan. Pemberian daun pandan disini hanya untuk menambah selera dan mengharumkan masakan. Setelah mendidih masukkan adonan yang sudah digiling tadi, diaduk pelan-pelan, kalau adonannya timbul berarti hintalu karuang sudah masak. Kalau lagi musim durian, biasanya masyarakat bisa menambahkannya agar wadainya terasa tambah nikmat membangkitkan selera.

 

Sumber: Datu Mangku Adat H Syarifuddin R

Leave a Reply

Your email address will not be published.