Wadai Banjar: Dodol Habang

 
Wadai lainnya yang juga sudah dikenal dalam masyarakat Banjar  adalah dodol, apalagi di daerah Hulu Sungai Selatan. Kota Kandangan sangat terkenal sebagai kota penghasil dodol. Dinamakan dodol habang, karena warnanya habang (merah). Bercampur dengan gula merah yang manis. Untuk membuat dodol habang ini sediakan:

 

  • Tepung ketan kg
  • gula merah 1 kg
  • Air santan 2 biji kelapa

 

Pembuatan dodol ini mula-mula santan direbus jadi bula-bula. Tepung ketan diaduk dengan air panas dan air santan dalam sebuah wadah. Setelah itu masukkan gula merah yang sudah diserut halus, dan bula-bula diaduk lagi hingga jadi adonan. Selanjutnya adonan  itu tuang ke dalam wajan yang sudah disiapkan di atas tungku dengan api menyala. Adonan tersebut terus diaduk dan cukup lama hingga adonan mengental dan masak dan warnanya menjadi merah tua kehitaman.  
 
dodol habang

 

 

Cara lain dalam membuatnya, beras ketan itu diaduk dengan air panas, campurkan dengan air santan. Lalu masukkan gula merah yang sudah diserut halus. di aduk menjadi adonan dodol. Adonan ini di masukkan ke dalam wajan yang sudah di panaskan di atas tungku api. Lama kelamaan setelah di aduk adonan dodol akan menjadi sangat kental,warnanya menjadi merah tua kehitam-hitaman. Itu menandakan sudah masak, kemudian angkat dan dinginkan. Sambil diratakan lalu dipotong-potong ukuran segi empat, tebalnya kira-kira dua jari.
 
Sumber: Datu Mangku Adat H. Syarifuddin R

Leave a Reply

Your email address will not be published.