Tentang LAKKB

Badan Pengurus

0 4
  1. Badan Pengurus adalah mereka yang dipilih dan diangkat oleh Badan Pendiri berdasarkan hasil Musyawarah Adat.
  2. Badan Pengurus bertugas melaksanakan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang dituangkan dalam bentuk program kerja
  3. Periodesasi Badan Pengurus 3 (tiga) tahun, setelah periodesasi selesai dapat dipilih kembali oleh Badan Pendiri
  4. Badan Pengurus dapat berhenti karena ; meninggal dunia, mengundurkan diri, dan diberhentikan Badan Pendiri.

HAK DAN KEWAJIBAN BADAN PENGURUS

  1. Badan Pengurus harus menjunjung tinggi dan melaksanakan Anggaran Dasar (AD).
  2. Badan Pengurus harus menyusun Anggaran Rumah Tangga (ART) yang memuat aturan-aturan yang melengkapi dan sekaligus memperjelas Anggaran Dasar
  3. Badan Pengurus menyusun dan melaksanakan program kerja.

Ketua dan/atau Sekretaris

  1. Ketua dan/atau Sekretaris mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam mewakili Lembaga:
  2. Di depan hukum baik litigasi maupun non litigasi.
  3. Dalam pengelolaan aset, inventaris, dan keuangan Lembaga. Setelah mendapat persetujuan dari Badan Pendiri.
  4. Keperluan administrasi, termasuk surat harus di tandatangani bersama, untuk Sekretaris jika tidak ada di tempat atau berhalangan bisa di wakilkan dengan Wakil Sekretaris.

Susunan Badan Pengurus
Susunan Badan Pengurus untuk pertama kali sekaligus sebagai Badan Pendiri, di tetapkan sebagai berikut:

Penasehat : Tuan Kanjeng Pangeran Haryo Kusumodiningrat, atau disebut (KPH Gunarso Gunawan Kusumodiningrat) dan K.H. Anang Djazouly Seman
Ketua : Ir. H. Gusti Khairul Shaleh, MM
Sekretaris : Drs. H. Gusti M. Aminullah, M.Si
Wakil Sekretaris: Gusti Marhusin, S.Sos.l
Bendahara : H. Gusti Dharma Kusuma
Wakil Bendahara : Gusti Ibrahim, SH.I

 

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *